Indonesia Perkuat Peran dalam Diplomasi Investasi Lewat Forum APEC

by admin

Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) konsisten menjalankan diplomasi investasi di mancanegara. Salah satu langkah yang dilakukan adalah delegasi Indonesia hadir secara aktif pada Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Second Investment Experts’ Group (IEG2). Dengan kehadiran secara aktif di fora-fora international dengan membawa dan memperjuangan misi yang terkait dengan investasi di Indonesia.

“Hal ini akan membantu Indonesia menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan guna mendukung tujuan pembangunan ekonomi kita,” kata Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Tirta Nugraha Mursitama dalam siaran pers yang diterima pada Minggu (7/9/2025).

Delegasi Indonesia memberikan kontribusi penting pada dua agenda utama selama pertemuan. Pertama, Indonesia bersama dengan Australia mempresentasikan progres penyusunan Phase IV of the APEC Investment Commitment Handbook Project yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman para pejabat pemerintah tentang kewajiban dalam perjanjian investasi internasional. Kemudian, memberikan panduan mitigasi risiko ketidakpatuhan yang dapat berdampak pada iklim investasi nasional.

Kedua, delegasi Indonesia aktif dalam intervensi pada agenda World Trade Organization (WTO) Investment Facilitation for Development Agreement (IFDA), sekaligus mempromosikan pelaksanaan Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025 yang menonjolkan komitmen Indonesia terhadap investasi berkelanjutan.

“Handbook ini akan menjadi panduan penting bagi pejabat pemerintah dalam mengimplementasikan kewajiban internasional secara tepat,” kata dia.

Dia mengatakan dengan adanya keterlibatan Indonesia dalam forum APEC IEG2 maka akan menjadi penguatan diplomasi investasi Indonesia dengan negara-negara di kawasan Asia Pasifik yang tidak hanya meningkatkan posisi dalam agenda investasi global, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut juga selaras dengan arahan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani untuk perbaikan iklim investasi.

“Peran ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu penggerak utama dalam agenda investasi regional untuk membuka peluang kerja sama lebih luas dengan negara-negara Asia Pasifik,” tutur Tirta.

Editor: Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@ymail.com)

Sumber :investor.id

You may also like

Leave a Comment