The auditorium of Bina Nusantara University’s Anggrek campus were decked to the gills as lecturers and other eminent academics from the university welcomed a new member into their ranks.

Led by Professor Harjanto and Bina Nusantara chief executive Bernard Gunawan, the academics congratulated newly elevated professor Tirta Nugraha Mursitama, the chairman of the School of Social and Political Sciences’ International Relations Department, for attaining the academic pinnacle. Tirta affirmed his place as the man of the hour with his speech on the Indonesian “state and market in the global era: [Using] business diplomacy to face the Asean Economic Community in 2015.”

Hari ini Rabu (22/4) BINUS UNIVERSITY dipenuhi dengan rasa sukacita dan bangga yang besar karena dikukuhkannya seorang Guru Besar di BINUS UNIVERSITY. Sosok yang mendatangkan suka cita itu adalah Prof. Tirta Nugraha Mursitama, S.Sos., M.M., Ph.D. Hari ini Prof. Tirta akan dikukuhkan dihadapan senat perguruan tinggi BINUS UNIVERSITY dan tamu-tamu undangan dari dalam dan luar negeri, di auditorium Kampus Anggrek BINUS UNIVERSITY.

Terlepas dari berbagai isu politik yang ada di Indonesia, kita sudah selayaknya bangga menjadi warga negara Indonesia. Dengan segala kekayaan yang Indonesia miliki, mulai dari kekayaan bahasa, budaya, hasil bumi, tambang, hingga sumber daya manusianya yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang tinggi selama beberapa tahun belakangan ini. Indonesia berhasil menempati posisi 16 besar dalam Group of Twenty (G-20). G-20 adalah kelompok 19 negara dengan perekonomian terbesar di dunia ditambah dengan Uni Eropa. Indonesia merupakan satu-satunya negara ASEAN yang masuk ke dalam G-20, dan dapat dimasukkan dalam kelompok menengah di dalamnya bersama dengan negara-negara maju seperti Amerika, Inggris, Korea Selatan dan Jepang.

Wafatnya Lee Kuan Yew (LKY), Bapak Singapura, Senin dini hari lalu mendapat perhatian dunia. Paling tidak ada dua hal yang menyebabkannya. Pertama, faktor pribadi LKY yang dinilai sangat luar biasa dalam mentransformasikan Singapura dari negara seukuran sebuah kota yang hampir tidak dikenal dunia pada tahun 1960- anhinggamasukmenjadi jajaran elite negara di percaturan internasional saat ini. Kedua, menyangkut masa depan Singapura setelah wafatnya LKY dan relevansinya bagi negara-negara lain yang sedang membangun, termasuk Indonesia.

Department of International Relations, Bina Nusantara University in collaboration with the Indonesian Association of International Relations Studies (Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) proudly announce the 4th International Conference on Business, International Relations, and Diplomacy (ICOBIRD) 2015.  ICOBIRD is an annual conference that has been successful to accommodate discourse on Business, International Relations, and Diplomacy in Indonesia since 2012.   This year, ICOBIRD covers issue of regional integration in Southeast Asia with the grand theme:  “Migration and Mobility in Asia and beyond.”

“Globalisasi merupakan fenomena yang tak terhindarkan saat ini termasuk di dunia bisnis global. Oleh karena itu, tantangan bangsa Indonesia termasuk para generasi muda saat ini bagaimana kita mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dari fenomena ini”. Demikianlah antara lain pesan dari kuliah tamu (Guest Lecture) yang disampaikan oleh Dr. Dionisius Nardjoko Economist of Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) dan juga pendiri Presisi Indonesia.

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas terselenggaranya Konvensi Nasional (Vennas) V Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) di Universitas Budi Luhur Jakarta pada tanggal 25-28 November 2014. Tanpa terasa perjalanan AIHII sebagai satu-satunya asosiasi yang menaungi program studi (prodi) Hubungan Internasional dan para staf pengajar/peneliti/pemerhati Hubungan Internasional Indonesia telah melewati lebih dari lima tahun. Dalam kurun waktu ini, AIHII masih terus tumbuh dalam tahapan meletakkan landasan sebagai organisasi modern yang dikelola secara profesional.

Ketua Departemen Hubungan Internasional Fakultas Humaniora Universitas Bina Nusantara, Tirta N. Mursitama, PhD, menjadi visiting scholar di College of Economics and Management, Fujian Normal University, Tiongkok sejak tanggal 5 – 12 November 2014. Kegiatan ini disponsori oleh Confusius Institute Jakarta bekerjasama dengan Fujian Normal University (FNU).