Terpilihnya Halimah Yacob, 63, sebagai presiden Singapura untuk 6 tahun ke depan menuai kontroversi. Paling tidak bila dilihat dari beberapa hal. Pertama, aturan konstitusi yang hanya memberikan kesempatan kepada etnik Melayu menjadi presiden pada periode kali ini. Kedua, Halimah menduduki jabatan presiden tanpa pemilihan suara karena kandidat lain tidak memenuhi syarat. Ketiga, publik Singapura menyebutnya sebagai reserved election (pemilihan yang telah disiapkan tanpa bertanding) sehingga mencederai proses pemilihan presiden yang tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi.

Six months after taking office, Indonesian President Joko Widodo is starting to step away from his predecessor’s foreign policy of keeping everyone happy. Widodo, known as Jokowi, criticized the United Nations and International Monetary Fund at this week’s Asian African Conference in Jakarta. He’s pledged to increase defense spending, ordered foreign boats seized for illegal fishing to be destroyed, and declined to pardon two Australian drug smugglers facing a firing squad, leading to warnings of damaged ties.

Wafatnya Lee Kuan Yew (LKY), Bapak Singapura, Senin dini hari lalu mendapat perhatian dunia. Paling tidak ada dua hal yang menyebabkannya. Pertama, faktor pribadi LKY yang dinilai sangat luar biasa dalam mentransformasikan Singapura dari negara seukuran sebuah kota yang hampir tidak dikenal dunia pada tahun 1960- anhinggamasukmenjadi jajaran elite negara di percaturan internasional saat ini. Kedua, menyangkut masa depan Singapura setelah wafatnya LKY dan relevansinya bagi negara-negara lain yang sedang membangun, termasuk Indonesia.

Department of International Relations, Bina Nusantara University in collaboration with the Indonesian Association of International Relations Studies (Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) proudly announce the 4th International Conference on Business, International Relations, and Diplomacy (ICOBIRD) 2015.  ICOBIRD is an annual conference that has been successful to accommodate discourse on Business, International Relations, and Diplomacy in Indonesia since 2012.   This year, ICOBIRD covers issue of regional integration in Southeast Asia with the grand theme:  “Migration and Mobility in Asia and beyond.”

“Globalisasi merupakan fenomena yang tak terhindarkan saat ini termasuk di dunia bisnis global. Oleh karena itu, tantangan bangsa Indonesia termasuk para generasi muda saat ini bagaimana kita mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dari fenomena ini”. Demikianlah antara lain pesan dari kuliah tamu (Guest Lecture) yang disampaikan oleh Dr. Dionisius Nardjoko Economist of Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) dan juga pendiri Presisi Indonesia.

Saat ini sedang berlangsung perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) pada 10-11 November 2014 di Beijing, China. Semua mata dunia tertuju pada acara ini yang akan turut menentukan 45% perdagangan dunia dan mempertaruhkan nama besar China pada dunia. KTT ini layak mendapat perhatian karena dinamika hubungan internasional di regional dan global belakangan ini terutama yang melibatkan peran strategis China. Pertama, langkah China memprakarsai berdirinya Bank Investasi Infrastruktur Asia dan siap menggelontorkan dana USD50 triliun.

Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) resmi menjadi nahkoda bangsa Indonesia lima tahun ke depan pada 20 Oktober 2014 lalu. Pelantikan Jokowi-JK menjadi sebuah fenomena tersendiri dalam sejarah Indonesia. Kehadiran para tamu dari negara sahabat yang sebagian hadir dengan sukarela dan sambutan publik domestik yang hangat dan juga secara sukarela menjadi saksi sejarah perjalanan kehidupan demokrasi Indonesia.

KEMENANGAN Tony Abbott, pemimpin Partai Liberal, dalam pemilu awal September ini membawanya menjadi perdana menteri Australia menggantikan Kevin Rudd. Dengan persaingan yang ketat, perbedaan 10 hingga 20 jumlah kursi, Abbott menunjukkan keunggulannya sekitar 3,5% secara nasional. Bagaimana memaknai kemenangan Abbott ini dan apa dampaknya terhadap Indonesia?

Pelayanan publik merupakan pilar penting reformasi birokrasi yang menjadi tolok ukur kinerja pemerintah. Namun, lebih dari sepuluh tahun reformasi bergulir dan implementasi otonomi daerah, fakta memperlihatkan masih minimnya perubahan substansial dalam penyelenggaraan pelayanan publik di Indonesia. Permasalahan yang diangkat dalam tulisan ini adalah bagaimana keterkaitan organisasi masyarakat, dunia usaha dan layanan publik; serta bagaimana peran organisasi masyarakat dan dunia usaha dalam mendorong terwujudnya transparansi pelayanan publik. >> klik untuk selanjutnya